Kamis, 29 September 2011

SA'UNE ORCHESTRA

Membuai Penonton Dengan Orkes Gesek Pertunjukan musik orkestra di Indonesia rasanya bisa dihitung dengan jari, apalagi yang bisa mendatangkan banyak penonton. Kesan kaku, formal dan kurang ngepop dari konser orkestra mampu dihapus dengan baik oleh Sa'une Orchestra (SO). Mereka tampil membuai dan memukau penonton di gedung Bentara Budaya Jakarta, Kamis (15/9) malam. Acara itu juga bersamaan dengan peluncuran album kedua SO yang bertajuk Buaian Sepanjang Masa. Di album itu mereka membawakan beberapa lagu karya lawas musisi Indonesia dan juga lagu karya mereka sendiri. Dengan konduktor Oni Krisnerwinto, SO berhasil membuat penonton terbuai dengan membawakan beberapa nomor dari album kedua mereka. Yang unik, dalam konser yang digelar di ruangan tertutup itu, sebagian besar penonton duduk lesehan, termasuk para seleb seperti Maudy Koesnaedy, Jockie Suryoprayogo dan Ubiet. SO melibatkan lagi Lir Ilir, Upiak, Oa-oa, Timang Si Buyung, Kara, Sweet Lulaby dan If Only I Could Turn Back Time. Pada nomor lagu If Only I Could Turn Back Time yang diciptakan Oni, terdapat iringan solo gitar yang dimainkan Andre Dinuth yang selama ini sering mendampingi musisi seperti Glenn Fredly, Barry Likumahuwa, Fariz RM, dan masih banyak lagi. Para penonton sangat menikmati konser dan hampir semuanya baru beranjak setelah acara selesai. Setelah di Jakarta, mereka juga akan 'ngamen' di beberapa kota yaitu Bandung, Semarang, Salatiga, Solo, Malang dan Surabaya, sampai akhir bulan ini. Kelompok orkestra yang mengandalkan alat musik gesek ini sudah kebentuk sejak 1992. Para personil SO juga sering tampil bersama kelompok orkestra lainnya, seperti Twilite Orchestra, Erwin Gutawa Orchestra, Magenta Orchestra dan Jakarta Simphony Orchestra.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar